Simulator ini membuat ribuan “orang” tiruan yang berangkat dari kos atau dari arah kota, masuk lewat gerbang, parkir, berjalan ke gedung kuliah, makan, salat, lalu pulang. Dari gerak mereka terlihat kapan dan di mana kampus menjadi ramai.
Yang nyata: bentuk kampus — gedung, jalan, gerbang, parkiran, danau — dari OpenStreetMap.
Yang berupa asumsi: jumlah orang, jam kuliah, pilihan kendaraan, dan kapasitas. Angka di layar menunjukkan pola, bukan hitungan sebenarnya. Belum ada kantin selain yang tercatat di peta, sehingga satu kantin itu tampak sangat penuh.
Data peta © kontributor OpenStreetMap, lisensi ODbL.